KEUTAMAAN SHALAT TAHAJUD

Oleh : H. Sunaryo A.Y.

Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur, dinamakan shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jadi, kalau mau mengerjakansholat Tahajud, harus tidur dulu. Shalat malam ( Tahajud ) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan denganAllah SWT.

Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)

Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .

Sahabat Abdullah bin
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud :
Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ? Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )

Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”
Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )

Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :
Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )

Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :
1) 2 raka’at shalat Iftitah.
2) 8 raka’at shalat Tahajud.
3) 3 raka’at shalat witir.

Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :
“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya
disiram air.” (HR Abu Daud)

Bersabda Nabi SAW :
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)

Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
(Bahan (materi) di ambil dari buku “RAHASIA SHALAT SUNNAT” (Bimbingan

Lengkap dan Praktis) Oleh: Abdul Manan bin H. Muhammad S

Download ceramah da’i kondang

Categories:

Alhamdullillah bulan ke 9 dari tahun hijriyah sudah datang yaitu Ramadhan, maka kegiatan beribadah pun harus lebih ditingkatkan dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya seperti sholah sunnah, membaca al-qur’an, dzikir, dll. oleh karena itu yang paling disayangkan jika kita menghabiskan hari-hari di bulan ini hanya dihabiskan dengan kegiatan duniawi saja atau tidur (walaupun tidurnya orang puasa adalah ibadah). lebih baik kita meningkatkan kualitas diri atau introspeksi diri dengan mendengarkan siraman kalbu dari Da’i-Da’i ternama dalam bentuk Mp3, jadi anda bisa mendengarkannya via Kompi atau gadjet multimedia lainnya. berikut nama da’i dan judul ceramahnya (tinggal klik judul untuk mengunduh):

1. Aa Gym
-Management Waktu
-Memotivasi Diri
-Memperbaiki Diri
-Memulai Perubahan
-Memuliakan Orang Tua
-Mencari dan Menyampaikan Ilmu
Mencontoh Rosullulah
-Menyelami Samudra Tafakur
-Merenung dan Mendapatkan Ilmu
-Sukses Memimpin dan dipimpin Side A Side B
-Taubat Side A Side B
-Penyakit Sombong
-Penciptaan Manusia
-Patuh dan Pribadi Unggul

2. Zainuddin MZ
-Bila Ajal Tiba
-Al-qur’an Iman Kita
-Puasa
-Cara Mendidik Anak
-Penyakit Rohani
-10 Golongan Teman Syaitan
-Arak dan Judi Racun Kehidupan
-Mencari Jodoh
-Siksa Kubur
-Harta dan Wanita Side A Side B
-Bahaya Free Sex Side A Side B

3. Arifin Ilham
-Hidup Untuk Mengabdi Kepada Allah Side A Side B
-Akal Mencari Tuhan
-7 Sunnah
-Infaq

Download digital al-qur’an dengan tajwid

Sebagaimana kita ketahui bersama jika membaca al-qur’an harus membacanya secara tartil, dengan makhroj yang pas, dan disertai dengan tata cara membacanya atau tajwid. alhamdulillah sudah beredar al-qur’an disertai dengan tajwid jadi sebari membaca anda pun tak lupa untuk menerapkan hukum-hukum tajwid yang terkandung didalamnya, akan pada saat kami melihat iklan yang menawarkan alqur’an + tajwid, harganya bagi kami cukup mahal sad (jika ada yang gratis mengapa tidak mrgreen).
Dengan berkembangnya zaman maka al-qur’an + tajwid sudah ada yang berbentuk digital malahan bentuknya lebih menarik dibandingkan buku-buku lainnya yang hanya berbentuk .pdf atau .chm, karena dengan bentuk flash jadinya anda seakan-akan membacanya secara langsung (ebook 3d) eek. jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak membacanya dengan tajwid karena dengan sarana-sarana yang mendukung itu.

berikut screen shot dari qur’an tajweed:
………..
Cover Depan & Membuka Halaman

Al-Qur’an Di Word

Bagi anda yang sedang menginginkan plug-ins huruf Arab (Al-Qur’an) didalam Word anda, sekarang telah tersedia plug-ins Al-Qur’an di Ms Word anda. Plug-ins tersebut bernama Quran in word.plug-ins tersebut mirip dengan font stardar atau Unicode.

Bagi pengguna Ms Word 2000, 2002/Xp, 2003 dan diatasnya, Quran in Word merupakan plugins yang sangat bermanfaat. Setelah mencoba sendiri, hasilnya cukup bagus. Berbeda ketika menggunakan font unicode di Word, maka sering kita jumpai ada huruf atau kalimat yang terbalik ( kadang tampilannya benar, tetapi ketika di print, hasilnya berbeda. Beberapa huruf yang seharusnya di depan berpindah ke belakang kalimat ). Plugins ini juga menyediakan pilihan apakah font standar atau Unicode.

Fasilitas selengkapnya adalah sebagai berikut:

* Menu pilihan Surat dan Ayat tertentu
* Menampilkan Arab / Terjemahan saja atau kedua-duanya
* Menampilkan semua Ayat dan diikuti terjemahannya atau Terjemah per  ayat
* Support Lebih dari satu terjemahan : Indonesia, Malaysia, Perancis, German, Inggris, Rusia dll
* Automatic Replace
* Menampilkan alternatif Unicode text

http://www.ziddu.com/download/14054808/SetupQuranInWord2003.exe.html

Keutamaan Ka’bah

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS. Ali Imran: 96)
Ka’bah adalah bangunan suci bagi Muslimin yang terletak di kota Mekkah di dalam Masjidil Haram. Ka’bah adalah Kiblat umat Islam di seluruh dunia. Dan Ka’bah pun  tempat yang wajib dikunjungi pada musim haji dan umroh..

Keutamaan Ka’bah

  • Masjid pertama di Bumi. Itulah rumah Allah yang pertama kali dibangun untuk peribadatan manusia. Diriwayatkan dari Abu Dzar, dia berkata,”Aku bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, mesjid apakah yang pertama dibangun?” Beliau menjawab.”Masjidil Haram.” (HR Muslim dan Ahmad)
  • Kiblatnya kaum muslimin. Arah kiblat kaum muslimin ketika melaksanakan shalat adalah menghadadap ke Ka’bah sesuai dengan perintah Allah, dan shalat tidak akan sah jika tidak menghadap ke arah Ka’bah, kecuali dalam kondisi darurat.
  • Shalat dalam Masjidil Haram akan membuahkan pahala yang sangat besar, Rasulullah bersabda, “Shalat di Masjidil Haram lebih utama 100 ribu kali shalat yang dilakukan di masjid-masjid lainnya.”

Keutamaan Zam-Zam

Keutamaan Air Zam-Zam

Oleh: H. A. M. Ackman. Lc , M.Si

 

Air Zam-zam terletak di depan Kabah dan saat ini sumur zam-zam telah di tutup demi kelancaran jamaah Haji datu Umroh yang hendak ber Towaf.

Dalam hadist-hadist disebutkan besarnya manfaat air zam-zam, bahkan disunahkan bagi jamaah Haji maupun Umroh untuk meminumnya, dan kesunahan minum air zam-zam juga bagi seluruh muslimin.

Banyak hadist yang menjelaskan keutamaan minum air zam-zam antara lain:

 

“Sunnguh (air zam-zam itu) penuh keberkahan dan memberi kenyang pada orang yang lapar.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat Thoyalisi lain ada tambahan, “ penyembuh dari semua penyakit.”

Jadi kesimpulan dari hadist diatas adalah:

“ Bahwa air-zam-zam itu adalah air penuh keberkahan, yang bisa mengenyangkan orang yang lapar dan air penyembuh dari semua penyakit.”

Mengenai bisa mengenyangkan orang yang lapar ini pernah dibuktikan oleh seorang sahabat, Abu Dzar Al-Ghifari, yang pernah menetap selama 1 bulan di Kota Mekkah dan hanya minum air air zam-zam saja tanpa rasa lapar selama itu.

Bahkan dalam satu riwayat dari Imam Bukhori disebutkan bahwa Nabi Saw pernah dibersihakan dengan air Zam-zam oleh Malaikat ketika beliau masih kecil.

 

Kautamaan Minum Air Zam-zam

Ada beberapa Hadist yang menunjukan keutamaan minum Air Zam-zam

ماء زمزم لما شرب له

“Air zam-zam itu tergantung (niat) orang yang meminumnya.”(HR. Ibnu Majah)

Artinya keberkahan air zam-zam itu tergantung dari niat yang meminumnya, dan ini menunjukan bahwa air zam-zam bukan sekedar air pelepas dahaga saja. Namun lebih dari itu ia bisa menjadi wasilah (perantara) agar air zam-zam yang kita minum mengandung manfaat dan berkah bagi tubuh kita.

 

Etika Minum Air Zam-Zam

  • Minum sambil menghadap Kiblat
  • Membaca Basmalah terlebih dahulu
  • Bernafas (mengeluarkan nafas)  3 x ketika minum
  • Membaca Hamdalah selesai Minum
  • Duduk ketika minum, namun ada riwayat dari Imam Bukhori yang berasal dari riwayat Ibnu Abbas bahwa Nabi Saw pernah minum air zam-zam sambil berdiri.
  • Dengan demikian berdiri maupun duduk dibolehkan ketika minum air zam-zam. Namun duduk lebih utama. Tapi bagi yang berhaji atau umroh tentunya sulit minum sambil duduk, ketika selesai mengerjakan tawaf karena banyak nya jamaah yang berkurumun mengambil air zam-zam (saat ini pintu akses ke sumur zam-zam telah ditutup, sehingga para jamaah hanya bisa mengambil air zam-zam di tong air zam-zam yang telah disediakan)
  • Ketika minum disisakan sedikit kemudian sisa air itu di usapkan ke kepala, wajah dan dada
  • Berdoa ketika minum air zam-zam

 

Doa Minum Air Zam-zam

Dari riwayat Ibnu Abbas bahwa Ibnu Abbas ketika minum air zam-zam berdoa:

 

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً ، وَ رِزْقاً وَاسِعاً وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

 

“Ya Allah aku minta ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan obat dari segala penyakit.”

Situs di Kota Madinah

Situs Bersejarah di Kota Madinah

Oleh: H. A. M. Ackman. Lc. MSi

 

Sejarah Masjid Nabawi

Masjid yang dibangun Nabi Saw ketika datang dari dari Qubâ dari perjalanan hijrahnya. Ketika sampai di Madinah, para qabilah menawarkan diri agar mereka menetap di kediaman mereka, tapi ditolaknya dengan halus seraya berkata: “Biarlah Unta ini (yang) menuntunku.” Sampailah untanya di tempat pengeringan kurma milik dua orang anak yatim yang bernama Suhail dan Sahal yang diasuh oleh As’ad bin zararah al-Anshari. Tempat ini hanya sebidang tanah untuk mengeringkan kurma dan sebagian kuburan musyrikin. Nabi Saw membeli tanah itu dengan harga 10 dinar walaupun kedua anak yatim tadinya rela memberikan tanahnya untuk Nabi Saw. Untuk kedua kalinya unta beliau bergerak lagi ke tempat kediaman Abu Ayûb al-Anshâri. Setelah tinggal dua hari, mulailah pembangunan masjid, dan ketika itu arah kiblat menghadap ke Masjid al-Aqsha. Pembangunan ini berlangsung selama 7 bulan. Kemudian dibangun dua ruang di selatan masjid bagi ‘Aisyah dan Saudah. Dibangun pula tempat bagi ahli suffah (kaum miskin dari golongan Muhajirin).  Ketika pertama kali di bangun diameter mesjid brukuan 35 x 30 meter dengan dinding batu atau sejenis tanah yang di keringkan dengan pilar terbuat dari batang pohon kurma dan beratapkan pelepah kurma. Sedangkan mimbar Nabi Saw terbuat dari pohon kurma kering. Ketika khutbah beliau hanya berdiri di batang pohon kurma itu. Kemudian dibuat kan mimbar baru yang terbuat dari pohon kurma yang di kerat pada sisinya sehingga berbentuk tangga yang terdiri dari 4 tangga. Ketika berkhutbah beliau berdiri pada anak tangga yang ketiga.

 

Keutamaan Masjid Nabawî

Salat satu rakaat di Masjid Nabawî sama pahalanya dengan mengerjakan 1000 atau 10.000 rakaat selain di Masjid ini, kecuali masjidil Haram yang berpahala 100.000 rakaat. Nabi Saw besabda:

“Satu kali salat di masjidku ini lebih utama dari seribu rakaat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram, satu rakaat salat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu rakaat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad).

Di dalam masjid ada tempat diantara mimbar Nabi Saw dengan rumah beliau yang disebut dengan Raudhah, mengenai keutamaan tempat ini Rasulullah Saw bersabda:

“(Ada sebuah) Tempat yang terletak di antara rumahku dengan mimbarku (dan tempat itu) merupakan salah satu taman di antara taman surga.” (HR. Bukhari).

 

Disunahkan menziarahi kuburan Nabi Saw sebagaimana sabda beliau Saw:

“Siapa saja yang menziarahi kuburanku maka dipastikan ia akan mendapat syafaatku.” (HR. al-Bazzar, Daruqhutni dan Ibnu Khuzaimah)

 

Etika Masuk Masjid Nabawî

1. Tiba di Madinah perbanyaklah shalawat, mandi, berwudlu lalu berpakain yang terbaik dan pakailah minyak wangi.

2. Masuk ke Masjid dengan kaki kanan sambil membaca doa yang singkat:

Allâhummaftah lî abwâba rahmatika

Ya Allah, bukakanlah pintu rahmat-Mu untukku.”

3. Salat tahiyatul masjid dua rakaat, di rakaat pertama membaca Fatihah dan al-kafirun kemudian di rakaat kedua membaca al-Fatihah dan al-Ikhlas.

Kemudian mendatangi Raudlah dan salat sunat kemudian mengucapkan Salam kepada Nabi, Abu Bakar dan Umar:

 

Assalaamu ‘alaika yaa nabiyyallahi, assalaamu’alaika Yâ sayyidal mursalîn wa imâmal muttaqîn. Asyhadu annaka qad ballaghtar risâlah wa addaital amânah wa nashahtal ummat wa jâhadta fillâhi haqqa jihâdih

Salam sejahtra bagimu wahai Nabi Allah, salam sejahtera atasmu wahai pemimpin semua nabi dan pemimpin orang yang muttaqin. Saya bersaksi, sesungguhnya engkau telah menyampaikan risalah Allah dan telah menunaikan amanah, engkau telah memberi nasehat kepada umat, dan engkau telah berjuang dijalan Allah dengan jihad yang benar”.

Kemudian memberi salam kepada Abu Bakar dan Umar. Kemudian berdoa menghadap kiblat (dilakukan diluar mesjid) terutama mensyukuri nikmat Allah hingga bisa mendatangi masjid

 

Perhatian

Jangan mengusap, mencium pagar besi Makam Nabi atau lainnya, karena perbuatan ini berlawanan dengan sunnah Rasul yang berakibat rusaknya kesucian ibadah anda.

 

Sejarah Masjid Qubâ

Dalam perjalanan hijrah Nabi Saw ke Madinah, beliau singgah di Qubâ selama 4 hari (hari senin tanggal 27 September 622 M, sampai hari jumat tanggal 1 oktober 622 M). Di tempat ini Nabi Saw bersama Abu Bakar diajak ke rumah Kultsun bin Hindun, yang mupakan tempat persinggahan pertama pula bagi kaum muhajirin yang berhijrah dari Mekah sebelum kedatangan Nabi Saw. Sewaktu Nabi Saw tiba di tempat ini, unta yang di tungganginya duduk di tanah lapang, dan di tempat inilah Nabi Saw membangun masjid. Masjid Qubâ adalah masjid pertama yang di bangun pada tahun ke-13 kenabian (622 M).  Salah satu prasasti yamg masih bisa disaksikan hingga sekarang adalah prasasti Sultan Mahmud II, satu khalifah Utsmaniyah (ottoman) yang merenovasi masjid ini. Di dalam masjid terdapat sebuah tanah terbuka, berkerikil dan ditengahnya terdapat kubah yang berhadapan dengan mihrab. Tempat ini disebut Mabrak an-Naqah (tempat duduk unta) yang diperkirakan tempat duduk unta Nabi Saw.

 

Keutamaan Masjid Qubâ

Mengenai keutamaan Mesjid Qubâ ini Nabi Saw bersabda:

“Barangsiapa yang berwudlu di rumahnya kemudian mendatangi Masjid Qubâ dan salat di dalamnya, maka ia memperoleh pahala seperti mengerjakan umrah.”(HR. Ahmad, Nasaî, Ibnu Majah dan Hakim).

Nabi Saw sering mengunjungi masjid ini dengan mengendarai unta atau berjalan kaki pada hari sabtu. Para sahabat ikut pula mengujunginya karena Sunnah.  Umar bin Khattab berkata:

Andaikan masjid kita ini (Qubâ) terletak jauh di pelosok, tentu kita akan menunggang unta untuk berziarah kesana.”

Sedangkan Abdullah bin Umar meneladani Rasulullah Saw dengan berkunjung ke Masjid Qubâ pada hari sabtu. Bagi yang hendak berkunjung ke masjid Qubâ hendaknya berwudlu dahulu di hotel dan berdoa ketika masuk masjid diteruskan dengan salat sunnat. Tidak ada tempat khusus untuk salat dan ktika selesaî salat berdoalah menurut hajatnya, terutama doa yang menyangkut kesulitan hati, karena di sinilah Nabi Saw banyak berdoa karena kegelisahan hatinya setelah hijrah dari Mekah.

 

Masjid Qiblatain

Artinya masjid yang mempunyai dua kiblat dan dinamakan Masjid Qiblatain karena di masjid inilah turunya ayat Al-Qur-an yang memerintahkan berkiblat ke arah Ka’bah yang sebelumnya berkiblat ke masjid al-Aqsha. Masjid ini pada mulanya milik Bani salaman dari suku Khazraj, salah satu dari dua suku selain suku Aus yang menyarankan Nabi Saw hijrah dan menjajikan dukungannya. Bahwasannya Nabi Saw pernah diundang makan oleh Basyar bin Barra dari Bani Salaman dan ketika waktu zhuhur tiba beliau salat berjamaah dengan menghadap kiblat kearah masjid al-Aqsha. Ketika salat berjalan dua rakaat, turunlah ayat keharusan memindahkan arah kiblat kearah Kabah di Mekah.  Karena perubahan itu lelaki bertukar tempat dengan tempat kaum wanita. Oleh karena itulah masjid ini kemudian dinamakan Masjid Qiblatain. Di dalam masjid terdapat dua mihrab, yang menghadap ke selatan (arah Ka’bah) dan yang menghadap ke utara (arah masjid al-Aqsha).

 

Jabal Uhud

Nabi Saw selalu menziarahi tempat ini setahun sekali, dan hal ini dilakukan pula oleh para khalifah sesudahnya. Bersabda Nabi Saw: “Jabal uhud menyenangkan kami dan kamipun menyenanginya.” (HR. Bukhari)

Perang Uhud merupakan peperangan antara Muslimin dan Musyrikin dan tidak kurang 70 sahabat gugur, diantaranya Hamzah, paman Nabi. Di tempat ini ada sebuah lubang tempat Nabi Saw terjerembab dan terkena batu ketika perang.

 

Kuburan Baqî

Kuburan yang terletak sebelah timur Mesjid Nabawi tempat dimakamkanya kurang lebih 10.000 sahabat utama, keluarga Nabi Saw, para syuhada perang Uhud dan Badar. Disunahkan menziarahinya dan berdoa setelah bershalawat terlebih dahulu:

Allahumma shalli wa salim ‘alâ muhammad wa ‘âli Muhammad

As-sallamu ‘alaikum dâr qaumin mu’minîn wa innâ insyâ Allah bikum lâhiqûn, Allahummaghfir lî ahli baqî’ al-gharqad, Allohummaghfir lî wa lahum

“Mudah-mudahan kesejahteraan (wahai) penghuni rumah mu’minin, dan sungguh Insya Allah kami akan menyusul kalian semua, Ya Allah ampunilah ahli bagi ghorqod, Ya Allah ampunilah kami dan mereka.”

 

Sumber Bacaan:

1. Khiyari, Ahmad, 1993, Tarîkh al-Ma’alim al-Madînah al-Munawwarah Qadîman wa Hadîtsan (Jeddah, Dar al-‘Ilm)

2. Khurbûthulî, Ali, tt, Tarîkh Ka’bah, (Beirut: Dar al- Jail)

3. Mubarakfurî, Shafiyyurahmân. 2002, Tarikh Makkah al-Mukarramah, (Riyadh: Dar as-Salam)

Situs di Kota Mekkah

Situs Bersejarah di Kota Mekkah

Oleh: H.A.M Ackman. Lc. M.Si

 

1. Kabah

Kabah adalah bangunan persegi empat yang berada di dalam Masjidil Haram. Kabah juga disebut dengan Nama Baitullah, Bait al-‘Atîq (Rumah pembebas, rumah kemerdekaan) dan Bait ar-Rahmân (Rumah Yang Maha Pengasih). Di sekeliling Kabah terdapat Hajar Aswâd, hijir Ismail, Mîzab (talang air di atas Kabah yang terbuat dari emas), Maqâm Ibrahim dan Hatîm, yaitu pagar yang terbuat dari marmer putih yang membatasi Hijir Ismail.

1. Tan’îm

Dikenal pula sekarang dengan Nama Masjid A’isyah dan merupakan tempat berihrâm A’isyah ketika berumrah atas perintah Nabi Saw pada Haji Wadâ bersama saudaranya Abdul Rahman bin Abi Bakar ra.

 

2. Ji’ranah

Daerah sekitar 26 km sebelah utara Kota Mekah tempat Nabi Saw membagikan harta rampasan perang (ghanîmah) Hunain. Beliau berihrâm untuk umrah dari sini. Sekarang tempat ini terdapat masjid dengan Nama Masjid Ji’ranah sebagai tempat mîqât bagi yang berumrah.

 

3. Jabal Nur

Terletak sekitar 6 km sebelah utara Kota Mekah, sebelah kiri jalan menuju Arafah. Di gunung ini terdapat gua yang dikenal dengan nama Gua Hirâ yang merupakan tempat Nabi Saw menerima wahyu pertamanya.

 

4. Gua Hirâ

Sebelum diangkat menjadi Nabi, Rasulullah Saw beliau sering ber-tahannuf atau tahannust (menyendiri sambil merenung dan beribadah) yang dilakukan selama tujuh tahun sambil membawa bekal. Jika bekalnya habis, beliau pulang kemudian kembali lagi. Siang harinya digunakan untuk berpuasa. Saat usianya menginjak 40 tahun, tepatnya 6 bulan terakhir Nabi Saw lebih sering datang ke Gua Hirâ, dan selama itu pula beliau sering mendapat mimpi berulang-ulang. Memasuki hari ke 17 ramadhan datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertamanya.

 

5. Jabal Tsûr

Gua yang terletak di sebuah gunung bejarak 10 km selatan Kota Mekah yang merupakan tempat persembunyian Nabi Saw bersama Abu Bakar dalam pengejaran kaum musyikin ketika hijrah. Selama tiga hari Nabi Saw dan Abu Bakar ra tinggal di dalam gua ini, selama itu pula Asma binti Abu Bakar yang mengantar makanan mereka. Abdul Rahman, anak lelaki Abu Bakar setiap hari mengujungi mereka untuk memberi kabar yang terjadi di Mekah. Pada hari ke-empat mereka keluar dan telah menunggu Abdullah bin Uraiqit seorang majusi (penyembah api) juga sebagai penunjuk jalan dengan membawa dua unta yang telah disewa oleh Abu Bakar sebelumnya. Keduanya lalu berangkat ke Madinah menyusuri pantai laut merah.